LOS ANGELES - Jika
ancaman gempa
bumi, kebakaran dan tanah longsor
dianggap belum
cukup mengkhawatirkan, maka coba alihkan perhatian Anda pada
jumlah kelelawar gila yang meningkat secara luar biasa saat
ini, begitu peringatan yang dikeluarkan oleh para pejabat dinas kesehatan
publik di Los Angeles, AS.
Mengacu pada
Departemen
Kesehatan Publik,
telah ditemukan
setidaknya 21 ekor kelelawar yang terjangkit rabies di kota Los Angeles tahun ini. Jumlah itu adalah dua kali lipat
dari angka rata-rata yang hanya 10 ekor.
Direktur Kesehatan Publik Los Angeles
Jonathan Fielding
mengatakan penyebab peningkatan jumlah kelelawar gila ini masih belum jelas.
"Penting bagi setiap warga kota untuk memahami bahaya yang dapat ditimbulkan bagi mereka ataupun hewan peliharaan
mereka, mengingat kebanyakan
kelelawar gila ini
dapat ditemukan di dalam dan sekitar rumah," ujarnya. Dia juga memperingatkan
para orangtua untuk memastikan anak-
anak mereka tidak berada dekat dengan
kelelawar. Mereka
juga dianjurkan untuk tidak meninggalkan
anak-anak ataupun hewan peliharaan di
tempat terbuka.
Pejabat kota mengungkapkan
salah satu warga
yang mencoba untuk merawat kelelawar yang terkena penyakit ini justru terkena gigitan dan sekarang menjadi
penderita rabies.
Fielding juga melaporkan dua ekor anjing dan seeokr kucing yang baru-baru ini ditemukan sedang bermain-main dengan kelelawar
gila yang masih
hidup. Jika hewan-
hewan tersebut terbukti belum divaksinasi, maka
majikan mereka akan diperintahkan untuk menyuntik mati hewan-hewan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar