BAGI masyarakat Mesir tari perut (belly dance)
sudah menjadi tradisi berabad-abad lalu. Tari
ini selain sebagai bentuk seni juga memiliki manfaat untuk kesehatan, yaitu untuk
memperkuat otot dan membebaskan stres.
Bentuk kesenian dan olahraga ini bermula pada zaman Mesir Kuno
dan Kekaisaran Romawi.
Saat itu, para pendeta menginstruksikan agar para perempuan
melakukan tari perut supaya meningkatkan
hubungan kebatinan mereka dengan kuil. Membangkitkan energi tubuh, dan membantu
saat persalinan.
Gerakan fisik dan
sensualnya akan
menggerakkan otot perut sehingga bisa
membantu proses
persalinan karena bayi bisa lebih mudah keluar.
Saat ini pun, secara global, tari perut sudah menjadi salah satu bentuk olahraga atau
latihan fisik yang
banyak dilakukan oleh para perempuan yang
ingin memilik bentuk pinggul yang indah ideal
dan tubuh seksi
menawan.
Kini, tak sebatas itu, tari perut juga ampuh mengatasi parasaan tertekan dan depresi.
Pada kelas-kelas tari perut, para perempuan akan dilatih untuk menari di kala mereka merasa letih, frustasi,
marah, depresi, bahkan ketika sedih karena
kehilangan seseorang.
Tarian ini pun diakui secara ajaib mampu meredakan semua
perasaan itu. Gerakan-gerakan tari perut yang
dinamis ditengarai
membuat segala
perasaan itu keluar dari dalam tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar